Sebenarnya, Apa Itu Hemofilia?
Hemofilia adalah penyakit turunan dimana seseorang yang mengidap penyakit ini sangan mudah untuk mengalami pendarahan karena sulitnya darah untuk membeku. Penyakit ini biasanya diturunkan dari orangtua kepada anak yang dilahirkannya. Penderita biasanya mengalami pendarahan di kulit bahkan organ dalam seperti saluran pencernaan. Biasanya, penyakit hemofilia akan dialami oleh pria sedangkan wanita hanya pembawa(karier). Tapi tidak menutup kemungkinan wanita bisa mengidapnya.
Pada orang normal, saat terjadi luka maka tak lama kemudian luka tersebut akan mengering dan hal ini disebabkan karena adanya pembekuan darah. Prosesnya yaitu dengan pengerutan pembuluh darah di luka. Dan setelah itu, trombosit akan menutup luka pada pembuluh darah. Lalu pembeku darah akan membuat anyaman atau benang fibrin yang menutupi luka.
Nah pada penderita hemofilia, akan terdapat gangguan pada sistem pembekuan darah yang membuat luka yang seharusnya mengering akan terus mengeluarkan darah. Penderita penyakit hemofilia sedang lebih sering terjadi pendarahan dibandingkan hemofilia ringan, namun tidak separah hemofilia berat. Pendarahan kadang terjadi akibat aktivitas tubuh yang terlalu berat, seperti olahraga yang berlebihan. Sedangkan penderita hemofilia berat adalah yang paling parah. Mereka hanya memiliki kadar faktor VII atau IX kurang dari 1% dari jumlah normal di dalam darahnya. Penderita hemofilia berat dapat mengalami pendarahan beberapa kali dalam sebulan. Terkadang pendarahan terjadi begitu saja tanpa sebab yang jelas.
Kebanyakan penderita hemofilia disebabkan oleh faktor genetik atau turunan dari orang tua.
Jika hal itu terjadi, maka orangtua harus waspada terhadap kemungkinan hemofilia.








EmoticonEmoticon